DIGITALISASI PENDIDIKAN
AWAL PEMBELAJARAN YANG BIASA
Di Sekolah Budi Mulia tepatnya di kelas 2 IPS, dengan suasana belajar di kelas kami masih biasa aja. Kami masih pakai papan tulis putih biasa buat belajar setiap hari. Yang dimana guru-guru selalu menulis materi di depan kelas pakai spidol hitamnya.Sering kali papan tulis kotor karena bekas tinta spidol setelah di pakai, juga kadang tulisan di papan tulis terlalu penuh sampai susah dibaca dari belakang. Spidolnya juga sering habis tintanya
Datangnya Teknologi Baru
Suatu hari tepat nya pada pagi hari setelah liburan akhir pekan, saat kami masuk kelas, guru memberikan pengumuman bahwa sekolah akan memasang smart board sebagai pengganti papan tulis lama,dan banyak siswa-siswi yang bingung terkait hal tersebut. Lalu sebelum jam pelajaran tiba ,salah satu guru memberikan arahan untuk menuju kelas yang ada smartboard nya. Saat kita tiba di ruang kelas kita melihat ada layar besar hitam yang terlihat modern banget. Saya dan teman-teman langsung penasaran melihat benda itu. Beberapa teman bahkan bilang kalau bentuknya seperti TV besar yang ada di film-film sekolah luar negeri.
Perkenalan dengan Smart Board
Tidak lama kemudian pak wawan datang ,salah satu guru mapel agama masuk sambil tersenyum. pak wawan bilang kalau mulai hari sampai seterus nya kita belajar menggunakan smart board untuk belajar. Semua siswa langsung heboh dan senang karena baru pertama kali melihat smart board secara langsung di kelas. Pak Wawan lalu menyalakan smart board tersebut dan layar langsung hidup dengan tampilan yang keren banget dan menjelakan cara penggunaan terknologi smartboard .
Belajar Jadi Lebih Seru
Berbeda dengan papan tulis biasa yang harus ditulis manual, smart board bisa langsung menampilkan tulisan, gambar, video, bahkan animasi. Hari itu Pak Wawan langsung mengajarkan materi yang akan di bahas tentang agama ,hukum-hukum islam dan cerita para nabi. Biasanya Pak wawan hanya menjelaskan atau menulis di papan tulis mengenai materi yang akan di bahas, tapi sekarang semuanya muncul dengan warna-warni yang jelas di smart board. Pak Wawan juga menampilkan video tentang cerita para nabi dan gambaran neraka atau surga . Semua siswa langsung fokus melihat ke depan karena pembelajarannya jadi lebih menarik.
Belajar Jadi Lebih Seru
Berbeda dengan papan tulis biasa yang harus ditulis manual, smart board bisa langsung menampilkan tulisan, gambar, video, bahkan animasi. Hari itu Pak Wawan langsung mengajarkan materi yang akan di bahas tentang agama ,hukum-hukum islam dan cerita para nabi. Biasanya Pak wawan hanya menjelaskan atau menulis di papan tulis mengenai materi yang akan di bahas, tapi sekarang semuanya muncul dengan warna-warni yang jelas di smart board. Pak Wawan juga menampilkan video tentang cerita para nabi dan gambaran neraka atau surga . Semua siswa langsung fokus melihat ke depan karena pembelajarannya jadi lebih menarik.Saya merasa lebih mudah memahami materi karena bukan cuma membaca tulisan atau mendengarkan penjelasan , tapi juga melihat gambar dan video secara langsung. Suasana kelas yang biasanya agak membosankan jadi lebih hidup. Teman-teman yang biasanya suka ngobrol juga jadi fokus memperhatikan pelajaran. Menurut saya, belajar memakai smart board jauh lebih menyenangkan dibanding sebelumnya.
Pengalaman Pertama Menggunakan Smart Board
Lalu Pak Wawan meminta salah satu saya maju untuk mencoba menggunakan smart board. Awalnya semua diam karena takut salah, tapi akhirnya saya memberanikan diri maju ke depan. Jujur saya sempat gugup karena belum pernah memakai alat seperti itu sebelumnya. Ternyata cara memakai smart board cukup gampang. Tinggal menyentuh layar untuk menulis atau memindahkan gambar. Saya mencoba dan semua gambar langsung muncul di layar besar dengan jelas.
Teman-teman saya langsung bilang kalau tampilannya keren. Saya jadi lebih percaya diri saat menjelaskan materi di depan kelas. Rasanya berbeda banget dibanding memakai papan tulis biasa. Sejak menggunakan smart board, suasana belajar berubah total. Pembelajaran jadi lebih modern dan menyenangkan. Pak wawan juga terlihat lebih mudah menjelaskan materi karena tidak perlu terlalu banyak menjelaskan atau menulis seperti dulu.
Masalah yang Sempat Terjadi
Namun suatu hari smart board sempat mati saat pelajaran mau dimulai. Semua siswa langsung kecewa karena sudah terbiasa belajar menggunakan smart board. Salah satu guru sekolah budi mulia mencoba menyalakannya lagi tapi belum berhasil. Saya akhirnya membantu mengecek bagian belakang smart board. Setelah diperiksa ternyata kabel listriknya sedikit longgar.Setelah kabel dipasang dengan benar, smart board akhirnya menyala kembali dan semua siswa langsung senang. Pak Wawan yang melihat hal itu pun menjadi lega karena pembelajaran bisa dimulai lagi seperti biasa. Dari situ saya sadar kalau teknologi memang sangat membantu pendidikan, tapi tetap harus dijaga dan digunakan dengan baik.
Digitalisasi Pendidikan di Kelas Kami
Menurut saya, perubahan dari papan tulis biasa menjadi smart board membuat pembelajaran jadi jauh lebih seru dan mudah dipahami , karena siswa bisa langsung melihat penjelasan dari vidio yang dimana bisa lebih di pahami. Digitalisasi pendidikan seperti ini membuat siswa lebih semangat belajar dan tidak cepat bosan saat berada di kelas. Smart board bukan cuma layar besar biasa, tapi juga menjadi salah satu alasan kenapa suasana belajar di kelas 2 IPS jadi lebih modern, aktif, dan menyenangkan.
KESIMPULAN
Dari cerita tersebut dapat disimpulkan bahwa perubahan dari papan tulis biasa menjadi smart board membawa dampak yang sangat baik bagi proses pembelajaran Sekolah Budi Mulia tepat nya di kelas 2 IPS. Dengan adanya smart board, suasana belajar menjadi lebih modern, menarik, dan tidak membosankan. Siswa menjadi lebih fokus, aktif, serta lebih mudah memahami materi karena pembelajaran didukung dengan gambar, video, dan animasi. Selain itu, penggunaan teknologi dalam pendidikan juga membuat guru lebih mudah menjelaskan pelajaran. Oleh karena itu, digitalisasi pendidikan melalui smart board dapat membantu menciptakan proses belajar yang lebih efektif, kreatif, dan menyenangkan bagi siswa maupun guru.
